Monday, 25 March 2013

Keajaiban Puisi (Waktu)

WAKTU

Oleh: Bagus Arif Setyawan


Berlalu tak pernah kembali
Berhenti berarti mati
Sendiri sepi

Masa lalu sekarang berlalu
Masa depan menunggu waktu
Sekarang, nyata

Waktu
Berlalu tanpa disadari
Sejarah pun demikian

Kehidupan berjalan biasa
Bahasa, budaya semakin berkembang
Kebiasaan yang lalu berubah seiring waktu

Sejarah tiada termakan waktu
Hanya menghilang seiring berkembang budaya baru
Layaknya anak lupa pada Ibunya

Malang, 25 Maret 2013